Memilih Properti yang tepat dan sesuai dengan pilihan hati memang gampang - gampang susah.hal ini bisa terjadi karena memang tidak adanya panduan yang lengkap tentang bagai mana cara memilih properti yang baik dan benar agar tidak tertipu oleh promosi besar-besaran.Apalagi promosi dan pembangunan Properti saat ini semakin menunjukan kemajuan sehingga membuat beberapa daerah di Ibukota khususnya Kota Tangerang
mengalami perubahan wajah pembangunan yang drastis dan dramatis.Mengapa
demikian,di pihak pemerintah,kemajuan perkembangan di bidang Properti adalah
sebuah perkembangan BISNIS positif yang mampu membawanya pada tingat persaingan bisnis global yang semakin ketat di bidang bisnis
rumahan tersebut.Namun disatu sisi yakni masyarakat pesisir atau
pedesaan,pertumbuhan dan perkembangan bisnis properti yang semakin merajalela bisa
merenggut luas lahan dan ladang yang merupakan
penghasilan utama daerah mereka.
Ekspansi besar-besaran yang
dilakukan pihak pengembang Properti tak ayal mampu menggeser dan menggusur budaya dan
tatanan masyarakat setempat.
Kota Tangerang merupakan salah
satu daerah yang menjadi target dalam kampanye ekspansi properti tersebut.Sebenarnya
kemajuan di bidang properti yang ada di kota tangerang bisa menjadi salah satu
ladang devisa yang menggiurkan bagi pemerintah setempat.Akan tetapi,promosi dan
langkah ekspansi pengembangan yang dilakukan oleh para pelaku bisnis properti terkadang
selalu saja memberi wacana baru di lingkungan warga dan pemeritahan setempat.
Misalnya saja,para pelaku bisnis property
senantiasa melakukan promosi penjualan produk di muka padahal pembangunannya belum dilaksanakan bahkan surat
perizinan pembangunan atau IMB nya pun belum di urus.
Menurut Gatot Purwanto,Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kota Tangerang. Kalo dilihat dari kacamata bisnis,promosi semacam ini bukanlah pelanggaran dan sah-sah saja dilakukan oleh para pelaku bisnis properti tersebut.Hal semacam ini adalah sebuah trik pemasaran untuk melihat animo masyarakat terhadap produk yang hendak mereka jual,biasanya pihak properti akan meminta DP yang sangat kecil dari harga.Jika animo masyarakat bagus,biasanya pihak pengembang akan segera mengurus surat perizinan dan memulai pembangunannya.
Namun,permasalahan baru akan
timbul jika ada warga di sekitar lingkungan tersebut ada yang menolak rencana
pembangunan maka hal ini bisa membuat perijinan tak kunjung selesai dan
pembangunan tidak bisa dilaksanakan “hal ini bisa menjadi dilema antara
konsumen dengan pihak pengembang” ujar Gatot.
Dengan melihat fenomena tersebut,maka pada kesempatan yang bersamaan,Gatot menghimbau kepada seluruh pelaku bisnis properti untuk selalu konsisten dan tertib dalam mengurus perijinan pembangunannya,baik berupa ijin mendirikan bangunan (IMB),ijin lingkungan,ijin gangguan dan dan persyaratan lainnya sebelum kegiatan pembangunan dilakukan.
Maka dengan demikian,adanya
pembangunan perumahan maupun apartemen yang di lakukan oleh pihak pengembang
belum tentu sudah disertai adanya surat perijinan dari pemerintah setempat.Oleh
karena itu,warga Kota Tangerang dihimbau untuk senantiassa selektif dalam
memilih dan mencermati trik-trik pemasaran yang dilakukan oleh pihak pengembang
agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan ke depannya.
Demikianlan panduan cara memilih properti yang baik khusunya untuk anda warga kota tangerang yang sangat say cintai.
Demikianlan panduan cara memilih properti yang baik khusunya untuk anda warga kota tangerang yang sangat say cintai.

Dilarang menghina,Promosi (Iklan),Menyelipkan link Aktif,dsb.
Dilarang berkomentar berbau Porno,SPAM,Sara,Politik,dan Provokasi
Berkomentarlah dengan sopan,Baik dan sesuai dengan Artikel,TERIMA KASIH EmoticonEmoticon